<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Bakaba Babarito Pulo di Siko</title>
	<atom:link href="http://shinko.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://shinko.wordpress.com</link>
	<description>Jan Buang Sampah Sumbarangan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Nov 2009 08:06:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Penjara-Penjara Fantastik di Dunia oleh karyo</title>
		<link>http://shinko.wordpress.com/2008/12/02/penjara-penjara-fantastik-di-dunia/#comment-190</link>
		<dc:creator>karyo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 08:06:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://shinko.wordpress.com/2008/12/02/penjara-penjara-fantastik-di-dunia/#comment-190</guid>
		<description>yukk rame-rame masuk penjara austria,daripada di indonesia cari kerja aja susah banget</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yukk rame-rame masuk penjara austria,daripada di indonesia cari kerja aja susah banget</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Penjara-Penjara Fantastik di Dunia oleh Evi Loliancy</title>
		<link>http://shinko.wordpress.com/2008/12/02/penjara-penjara-fantastik-di-dunia/#comment-189</link>
		<dc:creator>Evi Loliancy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 15:39:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://shinko.wordpress.com/2008/12/02/penjara-penjara-fantastik-di-dunia/#comment-189</guid>
		<description>Gila kalo penjaranya kaya gini enak juga....pegawainya pasti betah apalagi napi napi nya bisa nga pengen pulang....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gila kalo penjaranya kaya gini enak juga&#8230;.pegawainya pasti betah apalagi napi napi nya bisa nga pengen pulang&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Penjara-Penjara Fantastik di Dunia oleh gaduit</title>
		<link>http://shinko.wordpress.com/2008/12/02/penjara-penjara-fantastik-di-dunia/#comment-187</link>
		<dc:creator>gaduit</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 16:20:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://shinko.wordpress.com/2008/12/02/penjara-penjara-fantastik-di-dunia/#comment-187</guid>
		<description>wew....
mw dunk dpenjara d austria...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wew&#8230;.<br />
mw dunk dpenjara d austria&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di &quot;Deus le Volt!&quot;, Paus Urban II Pemercik Api Perang Salib oleh jeperis</title>
		<link>http://shinko.wordpress.com/2008/11/03/deus-le-volt-paus-urban-ii-pemercik-api-perang-salib/#comment-186</link>
		<dc:creator>jeperis</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 01:40:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://shinko.wordpress.com/2008/11/03/deus-le-volt-paus-urban-ii-pemercik-api-perang-salib/#comment-186</guid>
		<description>sukses selalu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sukses selalu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di &quot;Deus le Volt!&quot;, Paus Urban II Pemercik Api Perang Salib oleh IP</title>
		<link>http://shinko.wordpress.com/2008/11/03/deus-le-volt-paus-urban-ii-pemercik-api-perang-salib/#comment-185</link>
		<dc:creator>IP</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 04:15:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://shinko.wordpress.com/2008/11/03/deus-le-volt-paus-urban-ii-pemercik-api-perang-salib/#comment-185</guid>
		<description>cengkraman perang salib yang melahirkan kebencian dan kedendaman sampai saat ini masih begitu mencengkeram, sehingga   sampai saat ini konflik di timur tengah merupakan buah dari perang salib yang diseru paus urban II.
mengapa kristen barat begitu membenci kaum muslim pada abad pertengahan? padahal dengan kekalifahan muslim pada saat itu, ahlulkitab (yahudi dan kristen) begitu dihornmati sebagai penerima tradisi awal, walaupun mereka merupakan kaum zimi. dibawah kekalifahan muslim, perbedaan agama hidup damai, dan tidak ada yang merasa tertindas. Smapai pada akhirnya kaum judais dan kristen yang menyerang muslim dengan seruan &quot;perang suci&quot;.
Apakah karena ketakutan kristen barat yang mengetahui fakta bahwa kekalifahan islam terbentang luas dari arab, mesir, turki, china, hingga spanyol?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cengkraman perang salib yang melahirkan kebencian dan kedendaman sampai saat ini masih begitu mencengkeram, sehingga   sampai saat ini konflik di timur tengah merupakan buah dari perang salib yang diseru paus urban II.<br />
mengapa kristen barat begitu membenci kaum muslim pada abad pertengahan? padahal dengan kekalifahan muslim pada saat itu, ahlulkitab (yahudi dan kristen) begitu dihornmati sebagai penerima tradisi awal, walaupun mereka merupakan kaum zimi. dibawah kekalifahan muslim, perbedaan agama hidup damai, dan tidak ada yang merasa tertindas. Smapai pada akhirnya kaum judais dan kristen yang menyerang muslim dengan seruan &#8220;perang suci&#8221;.<br />
Apakah karena ketakutan kristen barat yang mengetahui fakta bahwa kekalifahan islam terbentang luas dari arab, mesir, turki, china, hingga spanyol?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Umar bin Khattab, Dari Abu Hafs Hingga Amirul Mukminin oleh fresti aldi</title>
		<link>http://shinko.wordpress.com/2008/11/12/umar-bin-khattab-dari-abu-hafs-hingga-amirul-mukminin/#comment-184</link>
		<dc:creator>fresti aldi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 08:33:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://shinko.wordpress.com/2008/11/12/umar-bin-khattab-dari-abu-hafs-hingga-amirul-mukminin/#comment-184</guid>
		<description>ondeh mande, yo lah coy</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ondeh mande, yo lah coy</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
